Redynews.com, BAGANSIAPIAPI Tuntutan masyarakat Kecamatan Kubu dan Kubu Babussalam, Kabupaten Rokan Hilir, terkait perbaikan Jalan Lintas Kubu–Kuba akhirnya mendapat respons. PT Pertamina Hulu Rokan menyepakati pembangunan dan pengaspalan jalan sepanjang 15 kilometer melalui mekanisme bertahap.
Kesepakatan ini tercapai setelah rangkaian dialog dan mediasi yang melibatkan Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir, aparat keamanan, DPRD, perwakilan perusahaan, serta tokoh masyarakat dan pemuda. Sebelumnya, kelompok pemuda yang tergabung dalam Geram (Gerakan Rakyat Menggugat) beberapa kali menggelar aksi unjuk rasa ke lokasi operasional PT PHR menuntut perbaikan jalan yang menjadi akses utama masyarakat.
Mediasi awal berlangsung di Mapolres Rohil, Selasa (6/1/2026), yang dihadiri Pemkab Rohil, Kapolres Rohil, Dandim 0321 Rohil, DPRD Rohil, serta perwakilan perusahaan. Pertemuan tersebut menghasilkan sejumlah poin kesepakatan yang dituangkan dalam pernyataan bersama bermeterai.
Sebagai tindak lanjut, dialog lanjutan kembali digelar di Gedung Balai Adat Kecamatan Kubu dan Kubu Babussalam, Rabu (7/1/2026). Pertemuan dipimpin Wakil Bupati Rokan Hilir, Jhony Charles, didampingi Kapolres Rohil AKBP Isa Imam Syahroni, Dandim 0321 Rohil Letkol Inf Diki Afriadi, Wakil Ketua DPRD Rohil Imam Suroso, lima anggota DPRD Rohil dari daerah pemilihan setempat, perwakilan PT PHR dan SKK Migas, serta camat Kubu dan Kubu Babussalam.
Dalam dialog tersebut, masing-masing pihak menyampaikan pandangan dan usulan. Hasilnya, PT PHR menyatakan komitmen membangun Jalan Lintas Kubu–Kuba sepanjang 15 kilometer melalui tiga tahap. Tahap pertama pada 2026 berupa pembangunan dan pengaspalan sepanjang 7 kilometer, dilanjutkan tahap kedua pada 2027 sepanjang 4 kilometer, dan tahap ketiga sepanjang 4 kilometer.
Selain pembangunan jalan, forum juga menyepakati pembentukan Forum Pengguna Jalan Lintas Kubu yang melibatkan unsur pemerintah, DPRD, perusahaan, dan tokoh masyarakat sebagai wadah komunikasi dan pengawasan bersama.
Wakil Bupati Rohil, Jhony Charles, menyampaikan bahwa apa yang diperjuangkan masyarakat dan pemuda dari dua kecamatan tersebut telah ditanggapi oleh PT PHR. "Kesepakatan sudah tercapai dan telah dibuat pernyataan bersama antara PT PHR, SKK Migas, serta perwakilan masyarakat dan pemuda Kubu dan Kubu Babussalam," ujarnya.
Ia juga mengimbau agar tidak ada lagi aksi unjuk rasa lanjutan yang sebelumnya direncanakan Kamis (8/1/2026). "Tolong hargai kesepakatan ini, hargai pemerintah, Kapolres, Dandim, dan semua tokoh yang sudah sepakat demi menjaga keamanan dan ketertiban serta objek vital negara," pintanya di hadapan ratusan peserta dialog.
Jhony Charles turut mendorong perusahaan lain di sekitar wilayah tersebut, termasuk PT Jatim Jaya Perkasa, agar berpartisipasi bersama dalam perbaikan jalan.
Di kesempatan yang sama, Kapolres Rohil AKBP Isa Imam Syahroni bersama Dandim 0321 Rohil Letkol Inf Diki Afriadi mengajak seluruh elemen masyarakat menyampaikan hasil kesepahaman ini kepada warga dan bersama sama menjaga situasi keamanan serta objek vital negara yang menjadi sumber penerimaan nasional.
Jurnalis : Harahap
