Redynews.com, Jasad Ferri Sinaga (12), bocah yang hanyut saat mandi di Sungai Lae Simbelin, Desa Bakal Gajah, Kecamatan Silima Pungga-pungga (SPP), Kabupaten Dairi, akhirnya ditemukan warga dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa malam (10/3/2026).
Korban ditemukan mengapung dan tersangkut di jaring yang dipasang warga di bawah Jembatan Sopobutar, wilayah Kecamatan Siempat Nempu Hilir, sekitar pukul 22.50 WIB. Setelah ditemukan, tim Basarnas bersama warga langsung melakukan proses evakuasi.
Informasi penemuan jasad Ferri pertama kali disampaikan oleh Putra Rahib Berutu melalui pesan WhatsApp kepada wartawan Mistar.
“Informasi Tulang, jasad anak 12 tahun korban hanyut sudah ditemukan. Tepatnya di bawah Jembatan Sopobutar dengan kondisi korban mengapung dan tersangkut di jaring sekitar pukul 22.50 WIB. Saat ini tim Basarnas sudah mengevakuasi jasad korban,” ujar Putra.
Hal yang sama juga dibenarkan Camat Silima Pungga-pungga, Edwin Nababan. Ia menyampaikan bahwa informasi penemuan korban diterima dari Sekretaris Desa Bakal Gajah dan Kepala Desa Lae Ambat melalui koordinasi di grup WhatsApp pencarian.
“Selamat malam Laeku, izin melaporkan berdasarkan laporan Sekdes Bakal Gajah dan Kades Lae Ambat, serta monitor grup koordinasi pencarian korban Ferri Sinaga, bahwa anak hanyut baru saja ditemukan di Jembatan Sopobutar sekitar pukul 22.52 WIB. Saat ini masih dalam proses evakuasi,” tulis Edwin dalam laporannya.
Berdasarkan informasi yang diterima pihak kecamatan, jasad korban terlihat mengapung di sungai sebelum jembatan dan kemudian diamankan oleh warga. Selanjutnya korban dibawa menggunakan ambulans menuju rumah duka.
Pencarian Dilakukan di Lima Titik
Sebelumnya, tim gabungan dari Basarnas, masyarakat setempat, serta unsur Forkopimca melakukan pencarian secara terpadu selama beberapa hari.
Untuk memaksimalkan pencarian, tim menempatkan pos pemantauan di lima titik sepanjang aliran Sungai Lae Simbelin, yaitu Desa Bakal Gajah, Desa Simungun, Desa Sopo Butar, Lae Pangaroan, dan Desa Lae Panginuman.
Langkah tersebut dilakukan guna memperbesar peluang menemukan korban secepat mungkin
(Mistar)
