Iklan

Iklan

,

Iklan

REDYNEWS.COM Investigasi dan fakta

Warga Tolak Pengakuan Kisruh Kepemimpinan Desa Belantaraya, Kades Di tuntut Ajukan Pengunduran Diri

Kamis, 16 April 2026, 06:46 WIB Last Updated 2026-04-15T23:46:50Z


Redynews.com
, Situasi pemerintahan di Desa Belantaraya, Kecamatan Gaung, Kabupaten Indragiri Hilir memanas. Pada Rabu (15/4/2026), muncul dokumen penting yang menunjukkan konflik serius antara kepala desa dan sebagian masyarakat. Tembilahan - 15 April 2026 . 


Dokumen pertama berupa _berita acara pernyataan kesediaan pemberhentian kepala desa_ yang ditandatangani oleh Kepala Desa Belantaraya, _Hasbullah, S.H_. Dalam surat tersebut, ia menyatakan bersedia diberhentikan dari jabatannya sebagai kepala desa. Dalam pernyataannya, Hasbullah menyebut bahwa pengunduran diri tersebut dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku, tanpa adanya paksaan dari pihak mana pun. Ia juga menegaskan tidak akan melakukan tindakan yang bertentangan dengan hukum selama proses pemberhentian berlangsung.


Namun dalam dokumen yang sama, ada lembaran kedua yang justru memperlihatkan penolakan dari masyarakat. Dokumen bertajuk _pernyataan tidak mengakui adanya kepala desa Belantaraya_ itu ditandatangani sejumlah warga. Dalam isi pernyataan tersebut, para penandatangan menyatakan tidak mengakui kepemimpinan Hasbullah sebagai Kepala Desa Belantaraya. Tercatat lebih dari puluhan warga ikut membubuhkan tanda tangan beserta identitas mereka sebagai bentuk penolakan.


Situasi ini menandakan adanya konflik internal yang cukup serius di tengah masyarakat Desa Belantaraya. Di satu sisi, kepala desa menyatakan kesediaannya untuk diberhentikan, sementara di sisi lain muncul gelombang penolakan terhadap kepemimpinannya.


Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Kecamatan Gaung maupun Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir terkait langkah yang akan diambil untuk menyelesaikan polemik tersebut. Perkembangan kasus ini masih terus dipantau dan berpotensi menjadi perhatian lebih lanjut dari pihak berwenang.


Semoga pemerintah daerah dapat segera mengambil langkah bijak dan objektif untuk menyelesaikan konflik ini, sehingga Desa Belantaraya dapat kembali kondusif dan masyarakat dapat hidup dengan damai.


Harnisah/Tim

Iklan

Tren untuk Anda