REDYNEWS.COM, Labuhan||Persoalan ketiadaan Kepling,program kuliah gratis,infrasturuktur dan sampah masih menjadi tema persoalan yang disampaikan warga kelurahan Tangkahan kecamatan Medan Labuhan kepada anggota DPRD Medan Saat pelaksanaan Reses II Tahun Anggaran 2025 Anggota DPRD Medan Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan(PDI P) Margareth MS.Senin (24/2/2025)
Reses yang dilaksanakan di Dua lokasi yaitu yang pertama di jalan samudra Atlantik griya 2 kelurahan tangkahan blok EE dan Blok CC jalan samudra Hindia griya 3 menjadi kesempatan warga untuk menyampaikan seluruh aspirasinya untuk diperjuangkan oleh Margareth.
Disesi tanya jawab perwakilan dari ratusan warga seperti Boru Marpaung,br Samosir,br Simamora menyampaikan keluhan mereka terkait ketiadaan Kepling yang sudah cukup lama dirasakan warga griya 2 dan 3.
Kemudian ada juga yang mengeluhkan soal sampah yang berserakan, serta ada juga yang menyampaikan aspirasi mengenai administrasi kependudukan,program pendidikan kuliah gratis,mengenai rumah ibadah serta infrastruktur dilingkungan mereka.
Menjawab keluhan warga griya 2 dan 3 Kelurahan Tangkahan soal ketiadaan Kepling sehingga membuat warga menjadi kesulitan untuk mengurus segala administrasi,hal itu menjadi atensi utama Margareth untuk dibawa ke pokirnya.
"Untuk persoalan Kepling yang tidak ada di griya 2 dan griya 3 di blok EE dan CC akan menjadi perhatian saya untuk saya bawakan ke rapat dengan pemko Medan nanti,"tegas Margareth.
"Memang anggaran untuk nantinya menggaji Kepling di griya 2 dan 3 ini memang menjadi pokok masalah utama,namun dengan jumlah warga yang sudah cukup banyak disini tentunya sudah memadai untuk diperjuangkan anggarannya nanti untuk diadakan Kepling disini pungkas,"margareth
Terkait masalah kebersihan,Margareth juga mengajak pemko Medan melalui kelurahan untuk mengatasi persoalan sampah serta nantinya akan membuat tempat penampungan sampah yang layak.
"Terkait sampah kita bicarakan sama pak lurah agar ada penampungan sampah kita,saya juga mengajak bapak ibuk haruslah kita bersama menjaga kebersihan dengan jangan membuang sampah sembarangan ya,"ajak Margareth.
Untuk hal yang terkait dengan infrastruktur,Margareth juga menyampaikan kepada warga bahwasannya fasilitas umum perumnas belum diserahkan kepada pemko Medan.
"Mengenai fasilitas umum saat ini belum diserahkan kepada pemko Medan,hal itu yang menjadi kendala utama minimnya infrastruktur disini,namun saya akan kolaborasi bersama pemko Medan melalui pak lurah tangkahan juga untuk mendorong pihak perumnas griya martubung agar fasilitas umumnya diserahkan ke pemko Medan agar mempermudah segala infrastruktur di griya 2 dan griya 3 ini,"cetusnya
Margareth juga mengajak warga yang ingin anaknya mendapatkan program kuliah gratis dari pemerintah untuk datang ke poskonya yang ada di jalan rawe ruko mu city kelurahan besar serta yang ingin komunikasi langsung dengannya secara khusus melalui nomor pribadinya.
Warga yang hadir tampak senang dan puas karena aspirasinya telah disampaikan untuk diperjuangkan oleh anggota DPRD Medan Fraksi PDI P Margareth MS.
Tampak juga hadir lurah tangkahan Elias Padang ST,Mewakili Camat Kasi trantib E Simamora,Mewakili Dinas PU serta beberapa kader PDI P yang ada di Medan Labuhan.acara juga diakhiri dengan pembagian cendramata, sembako dan foto bersama.
(Sib)



