Redynews.com, Telukkuantan, — Perdebatan panjang 2 orang wartawan media online di Kuansing, Athia dan Sugianto dalam beberapa grup whatsApp di Kuansing berbuntut panjang.
Perdebatan ini bermula terjadi digrup whatsApp dengan naa Grup Gerakan Pejuang Revolusioner & aktivis anti korupsi negara kesatuan republik indonesia milik Athia.
Perdebatan ini terus berlanjut, hingga akhirnya mereka sempat mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas yang seharusnya tidak baik dituliskan pada grup whatsApp.
Kemudian Athia juga menerbitkan sebuah berita, dengan isi berita apabila saudara Sugianto tidak klarifikasi terkait perkataan Sugianto yang dinilai tidak pantas oleh Athia, maka akan Athia akan menempuh jalur hukum.
Melihat pemberitaan Athia, Maadil selaku pimpinan media online riau99.net, lansung menghubungi keduanya, hingga pertemuan berlansung di warung mbak Katik seputaran Sinambek Teluk Kuantan.
Alhasil, keduanya sepakat saling memaafkan dan saling introveksi diri, sehingga kedepannya tidak lagi terjadi perdebatan yang membuat perpecahan dikalangan Jurnalistik.
Sugianto dan Athia menjadikan hal ini sebuah pengalaman, menjadikan masalah ini untuk mempererat tali persaudaraan.
Athia menyambut baik kedatangan Sugianto untuk saling memaafkan. Hingga berita ini ditulis keduanya sudah tertawa bersama. Tapi minuman dan makanan sudah berserah diatas meja, enta siapa yang bertanggung jawab untuk membayarnya.
Tim Redaksi
