Iklan

Iklan

,

Iklan

REDYNEWS.COM Investigasi dan fakta

Miris! Sebagai Rumah Sakit Rujukan, Pelayanan RSUD Mandau Kembali Dikeluhkan Warga

Selasa, 20 Januari 2026, 17:20 WIB Last Updated 2026-01-20T10:20:06Z


Redynews.com
, MANDAU – Kualitas pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mandau kembali menjadi sorotan tajam masyarakat. Hal ini dipicu oleh pengalaman seorang warga korban gigitan kucing yang diarahkan untuk berobat ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) karena diduga RSUD tidak memiliki ketersediaan obat anti-rabies.Jumat, Januari 16, 2026.


Kejadian ini memicu keprihatinan luas, mengingat RSUD Mandau merupakan rumah sakit rujukan utama di wilayah Kota Duri. Seorang pengamat kesehatan yang enggan disebutkan identitasnya menyayangkan kondisi tersebut pada Jumat (16/01/2026).


"Sangat miris jika rumah sakit sebesar ini kehabisan obat rabies. Ini adalah layanan dasar. Jika alasan anggaran menunggu APBD, lalu apa fungsi status Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang seharusnya bisa mem-backup kebutuhan mendesak rumah sakit?" ujarnya.


Menanggapi hal tersebut, Kabid Pelayanan RSUD Mandau, drg. Armen Sihotang, memberikan klarifikasi melalui pesan singkat. Meskipun sempat memberikan respons dengan nada tinggi terhadap konfirmasi wartawan, ia membantah bahwa stok obat anti-rabies kosong. 


"Siapa bilang kita tidak ada obat anti-rabies?" tegas Armen. Namun, saat dikonfirmasi mengapa pasien tetap diarahkan ke Puskesmas, ia mengakui adanya kemungkinan miskomunikasi di internal pelayanan. "Mungkin bagian layanan tidak tahu. Masing-masing layanan kesehatan punya program, tapi bukan berarti kami tidak punya obat," tambahnya.


Insiden ini menambah daftar keluhan terkait birokrasi dan ketersediaan obat di RSUD Mandau. Masyarakat berharap adanya evaluasi menyeluruh terhadap manajemen stok obat dan sikap profesionalisme pejabat rumah sakit dalam menerima kritik maupun konfirmasi dari pihak media sebagai kontrol sosial.


Hingga berita ini diturunkan, masyarakat mendesak agar fungsi BLUD benar-benar dioptimalkan sehingga tidak ada lagi pasien darurat yang ditolak atau diarahkan keluar rumah sakit hanya karena masalah ketersediaan obat dasar.**


tintanews/2026/01/miris-sebagai-rumah-sakit-rujukan.html

Iklan

Tren untuk Anda