REDYNEWS.COM, Gereja GKPI Jemaat Khusus Persiapan Marturia yang tidak habis dari Pemberitaan Media sebabkan karna masalah antara kubu A dan kubu B tidak bisa diselesaikan oleh Pimpinan pusat sampai sekarang, seolah olah di biarkan menjadi masalah semakin rumit dan tidak ada habisnya . Binjai 3 Oktober 2026.
Menurut Penelusuran awak media dilapangan memang benar plang yang bertuliskan Gereja Jemaat Khusus persiapan Marturia benar dicoret oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dengan warna hitam dan sampai sekarang belum tau apa maksudnya? sehingga terjadi perbuatan yang tidak terpuji dan juga spanduk penolakan Pendeta Bronson Hutabarat juga dicopot oleh oknum yang tidak bertanggung jawab
Salah satu jemaat mengatakan menurut konfirmasi media " Perbuatan yang tidak terpuji ini akan kita bawa melalui rapat dulu mau dibawa kemana masalah ini, apa harus buat laporan ke APH Polres binjai, tunggu menunggu kesepakatan antara jemaat agar jangan salah langkah, karna perbuatan seperti ini sudah terbiasa karna kemarin juga ada juga kehilangan pipa sumur bor rumah pendeta, sementara Penjaga gereja ada tinggal di belakang di wilayah gereja GKPI.
Untuk saat media belum bisa konfirmasi kepada pihak pihak yang berkaitan dengan masalah ini karna posisi wilayah gereja sepi tidak ada yang dapat di jumpai.
Bersambung

