Iklan

Iklan

,

Iklan

REDYNEWS.COM Investigasi dan fakta

DISAMBUT HANGAT TOKOH ADAT MELAYU RIAU, MAURA ERNITA TERIMA TUNJUK AJAR LAMR USAI RAIH RUNNER-UP IV DUTA BUDAYA INDONESIA 2026

Selasa, 27 Oktober 2026, 08:18 WIB Last Updated 2026-10-27T01:20:20Z


REDYNEWS.COM
, PEKANBARU, RIAU — Senin 26/10/2026 Kepulangan Maura Ernita, perwakilan Provinsi Riau asal kabupaten Indragiri Hilir, yang berhasil meraih gelar Runner-up IV Duta Budaya Indonesia 2026, mendapat sambutan hangat dari Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Provinsi Riau.


 Pada Senin, 26 Oktober 2026, sekitar pukul 10.30 WIB, Maura berkesempatan bersilaturahmi dengan jajaran pengurus dan tokoh adat Melayu Riau di Balai Adat LAMR Provinsi Riau, Jalan Diponegoro, Pekanbaru. Kunjungan tersebut menjadi momen penting bagi Maura untuk menyampaikan pengalaman selama mengikuti ajang Duta Budaya Indonesia 2026 sekaligus menerima tunjuk ajar dan arahan dari para tokoh adat.


 Sebelumnya, kepulangan Maura ke Provinsi Riau juga disambut langsung oleh perwakilan LAMR Provinsi Riau di bandara, Setelah agenda silaturahmi di Pekanbaru, Maura dijadwalkan melanjutkan perjalanan kembali ke Kabupaten Indragiri Hilir.


 Dalam kunjungan tersebut, Maura didampingi Efrizon Maspoen Thaib, S.P., Ketua I Bidang Organisasi dan Kelembagaan LAMR Inhil yang juga menjabat Ketua Tameng Adat LAMR Inhil.


 Kedatangan Maura dan rombongan disambut hangat oleh Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR Riau, Datuk Seri H. Raja Marjohan Yusuf, serta Ketua Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Riau, Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil, bersama jajaran tokoh dan pengurus lembaga adat.


Terima Tunjuk Ajar dan Arahan Tokoh Adat


Dalam suasana silaturahmi yang penuh kekeluargaan, Maura menyampaikan perjalanan dan pengalamannya selama mengikuti kompetisi Duta Budaya Indonesia 2026 di Surakarta, Jawa Tengah, hingga berhasil meraih gelar Runner-up IV.


 Setelah mendengarkan pemaparan tersebut, Ketua LAMR Provinsi Riau menyampaikan nasihat, tunjuk ajar, serta arahan mengenai peran dan tanggung jawab Maura sebagai generasi muda yang turut membawa nama budaya Melayu Riau ke tingkat nasional.


 Para tokoh adat berharap prestasi yang telah diraih Maura dapat menjadi awal dari kiprah yang lebih luas dalam memperkenalkan identitas, tradisi, serta kearifan lokal masyarakat Melayu Riau kepada masyarakat Indonesia dan dunia internasional.


“Kita berharap, anak kita Maura Ernita ini terus mencetak prestasi, membawa nama budaya Riau ke tingkat nasional hingga ke negara lain,” ujar Datuk Seri Ketua LAMR Provinsi Riau.


 Pesan tersebut menjadi dorongan bagi Maura agar tidak hanya memandang gelar Runner-up IV sebagai pencapaian dalam sebuah kompetisi, tetapi juga sebagai amanah untuk ikut menjaga dan memperkenalkan kekayaan budaya daerah.


Maura Ingin Generasi Muda Mencintai Budaya Melayu


 Maura Ernita menyampaikan terima kasih kepada LAMR Provinsi Riau atas sambutan, perhatian, serta kesempatan bersilaturahmi dengan para tokoh adat Melayu. 

 Baginya, pertemuan tersebut memberikan tambahan motivasi dan arahan dalam menjalankan peran sebagai generasi muda yang peduli terhadap pelestarian budaya.


 Ketertarikan Maura terhadap kebudayaan telah tumbuh sejak duduk di bangku SMP. Saat ini, ia merupakan siswi kelas X SMA Negeri 1 Tembilahan Hulu yang terus berupaya mengembangkan wawasan dan mengenalkan kekayaan budaya daerah.


“Sejak SMP saya mulai belajar dan menggeluti budaya, Saya ingin generasi muda mengenal budaya daerahnya sendiri, karena kita juga punya kekayaan budaya yang patut dibanggakan,” ujar Maura.


 Menurutnya, setiap daerah di Indonesia memiliki identitas, tradisi, dan keunikan budaya yang perlu dijaga,  Budaya Melayu Riau, khususnya yang berasal dari Kabupaten Indragiri Hilir, memiliki kekayaan nilai dan tradisi yang patut diperkenalkan secara lebih luas.


 Maura juga ingin menjadi jembatan bagi generasi muda agar semakin mengenal budaya daerahnya sendiri di tengah perkembangan zaman dan derasnya pengaruh budaya asing.


 “Saya ingin menjadi jembatan bagi generasi muda agar mereka tahu bahwa kita juga punya budaya sendiri, Jangan hanya mengenal budaya yang sudah terkenal, seperti budaya Jawa, tetapi budaya Melayu juga harus kita kenalkan dan banggakan,” katanya.


 Ia berharap generasi muda tidak hanya tertarik pada budaya luar, tetapi juga memiliki kebanggaan terhadap tradisi dan warisan leluhur.


 “Harapan saya, generasi muda tidak hanya menyukai budaya Barat, tetapi juga mencintai budaya sendiri, Kalau bukan kita yang mengenalkan dan melestarikannya, siapa lagi?” tuturnya.


Berharap Dapat Bersilaturahmi dengan Gubernur Riau


 Dalam kesempatan tersebut, Maura juga menyampaikan keinginannya agar dapat dihubungkan dan memperoleh kesempatan bersilaturahmi dengan Gubernur Riau.


 Harapan itu menjadi bagian dari upayanya untuk memperluas komunikasi dengan para pemangku kepentingan di daerah, sekaligus membuka peluang agar prestasi dan gagasan pelestarian budaya yang dibawanya dapat memperoleh perhatian serta dukungan lebih luas.


 Melalui komunikasi dengan lembaga adat dan pemerintah daerah, diharapkan upaya memperkenalkan budaya Melayu Riau dapat melibatkan lebih banyak pihak, terutama kalangan pelajar dan generasi muda.


Prestasi Nasional Menjadi Bekal Pengabdian Budaya


 Sebelum meraih gelar Runner-up IV Duta Budaya Indonesia 2026, Maura telah menorehkan prestasi dalam sejumlah ajang pelajar tingkat nasional. Ia pernah meraih Juara I Duta Pelajar Inspirasi di Aceh dan Juara II Duta Pelajar Berprestasi di Bandar Lampung saat duduk di bangku SMP kelas IX.


 Pada ajang Duta Budaya Indonesia 2026 yang berlangsung di Surakarta, Jawa Tengah, Maura mewakili Provinsi Riau melalui Kabupaten Indragiri Hilir dan berhasil meraih posisi Runner-up IV pada 21 Oktober 2026.


 Sehari setelah kompetisi, tepatnya 22 Oktober 2026, Maura juga berkesempatan bersilaturahmi dengan Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, di kediamannya di Surakarta. Dalam pertemuan tersebut, Maura memperkenalkan diri sebagai perwakilan Riau yang meraih gelar Runner-up IV Duta Budaya Indonesia 2026 dan memperoleh semangat untuk terus memperkenalkan budaya Indonesia.


 Pengalaman mengikuti kompetisi nasional, bertemu tokoh nasional, serta menerima arahan dari tokoh adat Melayu Riau menjadi bekal berharga bagi Maura untuk melanjutkan kiprahnya di bidang kebudayaan.


Menjaga Warisan Leluhur, Menginspirasi Generasi Muda


 Silaturahmi Maura Ernita dengan LAMR Provinsi Riau bukan sekadar agenda penyambutan atas prestasi yang diraihnya, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara generasi muda dan lembaga adat.


 Tunjuk ajar yang disampaikan para tokoh Melayu diharapkan menjadi pedoman bagi Maura dalam membawa nama Riau dan Kabupaten Indragiri Hilir melalui kegiatan kebudayaan, pendidikan, serta berbagai ruang pengembangan generasi muda.


 Dengan gelar Runner-up IV Duta Budaya Indonesia 2026, Maura diharapkan terus mengembangkan potensi diri sekaligus mengajak generasi muda untuk mengenal, mencintai, dan melestarikan budaya Melayu sebagai bagian penting dari kekayaan budaya bangsa Indonesia.


Narasumber:

-Maura Ernita - Runner Up DBI Remaja 2026

-Efrizon Maspoen Thaib, S.P., Ketua Tameng Adat LAMR Kabupaten Indragiri hilir 

-Datuk Seri H. Raja Marjohan Yusuf - Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR Riau,

-Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil - Ketua Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Riau,


(Leni Astri Yani/

Tim)

Iklan

Tren untuk Anda