Iklan

Iklan

,

Iklan

REDYNEWS.COM Investigasi dan fakta

Bengkel Mami di KM 39 Balai Jaya Roboh Tersambar Eskavator Proyek Pipa Pertagas

Selasa, 08 September 2026, 16:34 WIB Last Updated 2026-09-08T10:57:05Z


REDYNEWS.COM
*ROKAN HILIR, Riau* – Usaha bengkel rumah makan "Mami" yang terletak di KM 39, Kecamatan Balai Jaya, Kabupaten Rokan Hilir roboh akibat tersambar alat berat eskavator pada Juni 2026 lalu.


Peristiwa itu terjadi saat dilaksanakannya kegiatan penggalian pipa oleh PT Pertagas, yang merupakan program strategis pemerintah di bidang Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).


Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media, pemilik rumah makan Mami mengaku kecewa atas respon dan besaran ganti rugi dari pihak Pertagas yang dinilai tidak sesuai dengan kerugian yang dialami.


"Kalau dihitung biaya untuk membangun kembali dengan ganti rugi yang sudah saya terima, itu tidak sesuai harapan. Ukuran bangunan saya 9 x 7 meter, tapi material dan nilai ganti ruginya tidak sebanding," jelasnya.


Ia berharap pihak Pertagas bertanggung jawab penuh dengan membangun kembali tempat usahanya seperti semula.


"Saya minta mereka saja yang membangunkan tempat usaha saya seperti semula, saya tinggal terima. Karena sekarang ongkos tukang sudah mahal, bukan hanya material saja yang dipikirkan," tegasnya.


*AWI Rohil Turun Langsung ke Lokasi*


Ketua Aliansi Wartawan Indonesia Kabupaten Rokan Hilir, *Mahluddin Ritonga*, mengaku sudah meninjau langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi bangunan usaha tersebut. 


"Hanya tinggal bekas dan tapak bangunan yang terlihat. Belum ada pembangunan yang dilakukan oleh pemilik usaha," ujarnya.


Mahluddin menjelaskan, pemilik usaha belum sanggup membangun kembali karena kekurangan dana. "Dana yang diberikan oleh pihak Pertagas tidak sesuai dengan kerusakan yang ada," jelasnya.


Ia menegaskan, AWI Rokan Hilir akan mengawal proses pemulihan bangunan ini sampai selesai. 


"Kalau memang tidak ada solusi dari pihak perusahaan, maka akan kita laporkan ke Aparat Penegak Hukum yang berwenang untuk menindaklanjuti persoalan tersebut," tutupnya.

Iklan

Tren untuk Anda