REDYNEWS.COM, PEKANBARU Pelantikan dan pengukuhan pengurus Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) Provinsi Riau yang dijadwalkan pada Senin, 12 Oktober 2026 di Hotel Grand Elite Pekanbaru, tidak dapat dimaknai sekadar sebagai agenda seremonial pergantian struktur.
Ia adalah sebuah penegasan. Penegasan bahwa di tengah derasnya arus disrupsi informasi, organisasi pers dituntut hadir bukan hanya sebagai kumpulan wartawan, tetapi sebagai institusi yang menjaga marwah profesi dan publik.
Sekretaris AWI Provinsi Riau,Efendi Basri ,SE saat ditemui di Pekanbaru, Minggu (6/9/2026), menegaskan bahwa persiapan terus dimatangkan. Kehadiran jajaran Dewan Pimpinan Pusat AWI Ketua Umum, Sekretaris Umum, hingga Bendahara Umum, menjadi sinyal bahwa konsolidasi ini mendapat atensi nasional.
Namun substansi yang lebih penting terletak pada apa yang akan dilakukan setelah pelantikan.
Dari Seremonial ke Aksi Kolektif Pelantikan tidak boleh berhenti pada pembacaan SK dan penyematan tanda jabatan. Ia harus menjadi titik tolak. Titik tolak bagi AWI Riau untuk menjalankan program secara terarah dan terukur. Organisasi pers hari ini diuji oleh 2 tantangan besar kredibilitas dan keberpihakan pada kebenaran," ungkap Efendi.
Konsolidasi Vertikal Provinsi dan Daerah Ketua Panitia, Teti Fatmawati juga menyampaikan bahwa koordinasi dengan pengurus AWI di kabupaten/kota se-Riau telah dilakukan. Ini penting. Karena kekuatan AWI tidak diukur dari kantornya di Pekanbaru, tetapi dari sejauh mana ia bisa menjadi rumah bersama bagi wartawan se provinsi riau,salah satunya di kabupaten rokan hilir,dan di sebelas kabupaten lain nya.
Solidaritas tidak dibangun dari atas ke bawah. Ia dibangun dari jejaring yang saling menguatkan,"terang nya.
Menjaga Profesionalisme di Ruang Publik AWI Riau diharapkan menjadi wadah untuk meningkatkan profesionalisme. Di era dimana setiap orang bisa menjadi "wartawan" bermodalkan ponsel, maka organisasi wartawan justru harus menjadi penanda batas ,mana jurnalisme yang bertanggung jawab, dan mana yang sekadar konten.
Tugasnya adalah memastikan informasi yang sampai ke masyarakat akurat, berimbang, dan mencerdaskan.
“Yang paling penting adalah bagaimana setelah pelantikan nanti seluruh pengurus dapat bekerja bersama-sama dan menjalankan organisasi dengan baik. Kita ingin AWI Riau semakin solid dan mampu memberikan kontribusi positif bagi dunia pers di Riau,” tegas Sekretaris AWI Riau.
Mahluddin Ritonga selaku ketua awi kabupaten rokan hilir mberikan respon positif kepada sekretaris DPD provinsi riau siap untuk di lantik pada tanggal 12 Oktober mendatang .sampai dengan saat ini kita terus melakukan komunikasi yang baik kepada seluruha jajaran yang terstruktur untuk mempersiapkan kebutuhan.hal tersbut merupakan krusial dan kontrak sosial. Kontrak antara pengurus dengan anggotanya, antara organisasi dengan masyarakat, dan antara pers dengan demokrasi.
Jika marwah dijaga oleh individu di dalamnya, maka AWI Riau hari ini sedang menyiapkan individu-individu itu. Individu yang tidak hanya menulis berita, tetapi juga menjaga arah.
Karena pers yang kuat, adalah pilar demokrasi yang tidak bisa ditawar," tutup nya
